Usai Finalisasi Kurikulum, PBA UIN Madura gelar Workshop Penyusunan RPS Berbasis Outcome-Based Education
- Diposting Oleh Admin Web PBA
- Jumat, 10 Juli 2026
- Dilihat 22 Kali
Pamekasan – Setelah menuntaskan proses finalisasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE), Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura kembali melanjutkan komitmennya dalam penguatan mutu akademik melalui Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Jumat (10/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Perpustakaan Lantai 1 UIN Madura.
Workshop menghadirkan Rosihan Aslihuddin, S.Sos., M.A.B., CRP sebagai Narasumber yang selama ini mendampingi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dalam penyusunan Kurikulum OBE. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala UPA Bahasa UIN Madura serta Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.
Workshop ini menjadi tindak lanjut dari proses finalisasi kurikulum yang telah dilaksanakan sebelumnya. Fokus utama kegiatan adalah menyusun dan menyelaraskan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) setiap mata kuliah agar sejalan dengan prinsip Outcome-Based Education, sehingga proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga pada ketercapaian kompetensi lulusan secara terukur.
Dalam sesi pendampingan, Narasumber memberikan arahan teknis mengenai penyusunan RPS berbasis OBE, mulai dari penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, strategi pembelajaran, pengalaman belajar mahasiswa, metode asesmen, hingga indikator ketercapaian pembelajaran. Seluruh dosen terlibat aktif dalam diskusi dan praktik penyusunan RPS sesuai dengan karakteristik mata kuliah yang diampu.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Madura, Dr. Siti Maisaroh, Lc., M.Pd.I., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis untuk memastikan implementasi kurikulum OBE berjalan secara optimal di tingkat pembelajaran.
"Finalisasi kurikulum merupakan fondasi utama dalam pengembangan akademik program studi. Namun, keberhasilan implementasi OBE sangat ditentukan oleh kualitas RPS yang disusun oleh setiap dosen. Oleh karena itu, melalui workshop ini kami ingin memastikan bahwa seluruh perangkat pembelajaran benar-benar selaras dengan kurikulum yang telah difinalisasi sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara sistematis, terarah, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyusunan RPS berbasis OBE bukan sekadar memenuhi tuntutan administratif, melainkan menjadi instrumen penting dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student-centered learning), adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Selama workshop berlangsung, para dosen memperoleh pendampingan secara intensif dalam menyusun perangkat pembelajaran masing-masing. Setiap RPS dikaji dan diselaraskan dengan dokumen kurikulum yang telah difinalisasi, sehingga menghasilkan rancangan pembelajaran yang lebih sistematis, terukur, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi mahasiswa.
Workshop ini diharapkan menghasilkan dokumen RPS berbasis Outcome-Based Education yang berkualitas, aplikatif, dan siap diimplementasikan pada seluruh mata kuliah di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Selain menjadi perangkat pembelajaran yang memenuhi standar pendidikan tinggi, RPS tersebut juga diharapkan mampu memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada mutu, inovasi, dan peningkatan kualitas lulusan.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Madura kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola akademik yang berkelanjutan. Penguatan kurikulum yang diikuti dengan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis OBE menjadi bagian dari upaya program studi dalam menciptakan sistem pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan selaras dengan perkembangan pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun global. (Nihayah)