Menggema dari Turki, Kaprodi PBA UIN Madura Kupas Dinamika Pembelajaran Bahasa Arab dalam Forum Internasional
- Diposting Oleh Admin Web PBA
- Jumat, 27 Maret 2026
- Dilihat 35 Kali
Pamekasan - 27/03/2026 - Gaung intelektual dari kancah global kembali mengharumkan dunia akademik tanah air. Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menorehkan jejak prestisius melalui kiprah Kaprodi PBA, Dr. Siti Maisaroh, Lc., M.Pd.I, yang tampil memukau dalam forum internasional yang diselenggarakan di Turki pada Desember 2025 lalu.
Dalam forum bergengsi tersebut, Dr. Siti Maisaroh mengupas secara komprehensif dinamika pembelajaran bahasa Arab di Indonesia mulai dari tantangan metodologis, transformasi kurikulum, hingga integrasi teknologi dalam pembelajaran. Gagasan-gagasan yang disampaikan tidak hanya merefleksikan realitas pendidikan bahasa Arab di Indonesia, tetapi juga menawarkan perspektif solutif yang relevan bagi komunitas akademik global.
Menariknya, rekaman intelektual dari forum tersebut kini kembali menggema dan dapat diakses publik melalui kanal YouTube بودكاست عتبات pada link berikut (https://youtu.be/xP_EQzF8VcA?si=nsr5iS7zZ0dS1XKC) yang dirilis hari ini, Jum’at 27 Maret 2026. Dalam tayangan podcast tersebut, Dr. Siti Maisaroh hadir sebagai Narasumber utama, didampingi oleh host Dr. Ali al-Khuli, Kaprodi Bahasa Arab di Istanbul Aydin Universitesi, Turki, yang juga menjabat sebagai Direktur Channel Atabat. Dialog ilmiah yang berlangsung hangat dan mendalam ini menjadi ruang pertukaran gagasan lintas negara yang memperkaya khazanah keilmuan bahasa Arab secara global.
Dalam pemaparannya, Dr. Siti Maisaroh menegaskan pentingnya pendekatan adaptif dalam pembelajaran bahasa Arab di era kontemporer.
"Pembelajaran bahasa Arab di Indonesia harus mampu bertransformasi secara dinamis, tidak hanya berorientasi pada aspek linguistik semata, tetapi juga mengintegrasikan konteks sosial, budaya, dan teknologi agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman," ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Partisipasi ini menjadi simbol kuat bahwa akademisi dari daerah tidak hanya menjadi penonton dalam arus globalisasi ilmu pengetahuan, melainkan turut menjadi aktor utama yang menyuarakan gagasan, menawarkan solusi, dan membangun peradaban keilmuan yang berdaya saing tinggi.
Dengan capaian ini, PBA UIN Madura semakin meneguhkan eksistensinya sebagai pusat pengembangan keilmuan bahasa Arab yang progresif, adaptif, dan berorientasi global. Gaung dari Turki ini bukan sekadar gema sesaat, melainkan sinyal kuat bahwa suara Madura kini bergema di panggung dunia. (Nihayah)