Mahasiswa PBA UIN Madura Lolos Seleksi International Conference Santri Mendunia (ICSM) dan Akan Mengikuti Program Internasional di Asia Tenggara
- Diposting Oleh Admin Web PBA
- Minggu, 31 Mei 2026
- Dilihat 70 Kali
Pamekasan – Sabtu, 30/05/2026 - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura. Naqi'ah, mahasiswa PBA, berhasil lolos dalam ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM), sebuah kegiatan internasional yang akan diselenggarakan di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand, pada Agustus mendatang.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Naqi'ah mengikuti serangkaian proses seleksi yang cukup ketat. Para peserta diwajibkan melewati beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, pengumpulan karya tulis ilmiah, wawancara, hingga pembuatan video presentasi. Dari sekitar 200 peserta yang mengikuti seleksi, hanya tujuh peserta yang dinyatakan lolos melalui jalur spesial.
Naqi'ah berhasil menjadi salah satu peserta yang lolos melalui skema partial funded, yaitu program yang mendapatkan dukungan pembiayaan sebagian dari penyelenggara kegiatan. Dalam kegiatan tersebut, peserta akan berkesempatan mengikuti konferensi internasional bersama santri dan mahasiswa dari berbagai pondok pesantren serta lembaga pendidikan yang berasal dari berbagai daerah.
Mengungkapkan rasa syukurnya, Naqi'ah menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan anugerah yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat lolos dalam International Conference Santri Mendunia (ICSM). Proses seleksinya cukup panjang dan menantang karena harus melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi berkas, karya tulis ilmiah, wawancara, hingga pembuatan video presentasi. Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi, saya tidak menyangka bisa menjadi salah satu yang terpilih. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk menambah wawasan, memperluas jaringan internasional, sekaligus membawa nama baik UIN Madura dan Kabupaten Sumenep di tingkat internasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Naqi'ah mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini bukan hanya mewakili dirinya secara pribadi, tetapi juga membawa nama daerah dan institusi tempatnya menempuh pendidikan.
“Insyaallah saya akan mewakili Kabupaten Sumenep dan UIN Madura dalam kegiatan ini. Saya berharap dapat memberikan kontribusi terbaik serta memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan dari peserta lain yang berasal dari berbagai latar belakang,” tambahnya.
Prestasi yang diraih Naqi'ah mendapat apresiasi dari Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FTIK UIN Madura, Dr. Siti Maisaroh, Lc., M.Pd.I. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa PBA memiliki potensi dan daya saing yang mampu bersaing pada tingkat internasional.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Saudari Naqi'ah. Keberhasilannya lolos dalam International Conference Santri Mendunia merupakan bukti bahwa mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Madura memiliki kualitas, semangat, dan kemampuan yang mampu bersaing di tingkat internasional. Program studi memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi akademik maupun nonakademik melalui berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional,” ungkapnya.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani mengambil peluang dan mengembangkan potensi diri.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berprestasi, dan berani tampil di forum-forum internasional. Kami yakin pengalaman yang diperoleh akan memberikan manfaat besar, baik bagi mahasiswa yang bersangkutan maupun bagi pengembangan institusi,” tambahnya.
Keikutsertaan Naqi'ah dalam ICSM menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa UIN Madura dalam mengembangkan kapasitas akademik dan memperluas jejaring internasional. Melalui kegiatan yang akan berlangsung di Malaysia, Singapura, dan Thailand tersebut, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk berprestasi dan mengharumkan nama kampus di kancah global. (Nihayah)