Naqi'ah Raih Beasiswa KSU Batch I Markaz Turats, Siap Tempuh Program Pendidikan Intensif Selama Satu Tahun
- Diposting Oleh Admin Web PBA
- Selasa, 4 Agustus 2026
- Dilihat 67 Kali
Pamekasan – 04/08/2026 - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Naqi'ah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sekaligus santri Pondok Pesantren Nurul Karomah, berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa KSU Batch I yang diselenggarakan oleh Markaz Turats Pare, Kediri, sebuah lembaga pendidikan yang berfokus pada pengembangan bahasa Arab dan pendalaman keilmuan Islam.
Pengumuman kelulusan tersebut disampaikan secara resmi melalui akun media sosial Markaz Turats. Dalam pengumuman tersebut, Naqi'ah terpilih sebagai salah satu dari tiga peserta yang berhasil memperoleh Beasiswa KSU Batch I bersama Husnul Amaliah dari Bone, Sulawesi Selatan, dan Rindiani Ismatul Maula dari Jember, Jawa Timur.
Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi Naqi'ah dalam mengembangkan kompetensi akademik dan memperdalam kajian keislaman. Sebagai mahasiswi UIN Madura yang aktif menempuh pendidikan di bidang Bahasa Arab, ia berhasil melewati proses seleksi yang diselenggarakan untuk menjaring peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi.
Markaz Turats merupakan lembaga pendidikan yang bergerak di bidang pengembangan Bahasa Arab dan keilmuan Islam. Melalui Program Beasiswa KSU Batch I, lembaga tersebut menjalankan misi kaderisasi akademik dan pengabdian dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan santri berprestasi untuk mengikuti program pembinaan secara intensif.
Program Beasiswa KSU dirancang selama 12 marhalah, dimulai dari Marhalah 3 hingga Marhalah 14. Setiap marhalah ditempuh selama satu bulan kalender, sehingga seluruh penerima beasiswa akan mengikuti proses pendidikan intensif selama satu tahun penuh di Markaz Turats. Selama masa tersebut, seluruh peserta diwajibkan mengikuti setiap tahapan pembelajaran dan pembinaan hingga program berakhir.
Dalam keterangannya, Markaz Turats menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima Beasiswa KSU Batch I serta berharap program tersebut menjadi awal lahirnya generasi yang memiliki kedalaman ilmu, akhlak yang mulia, serta semangat pengabdian kepada umat.
"Selamat kepada para peserta yang dinyatakan lolos sebagai penerima Beasiswa KSU. Semoga kesempatan ini menjadi awal lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berkhidmat untuk umat," tulis Markaz Turats dalam pengumuman resminya.
Beasiswa KSU merupakan salah satu program pembinaan unggulan Markaz Turats yang bertujuan memperkuat kapasitas intelektual santri dan mahasiswa, khususnya dalam bidang qawaid, kitab kuning, dan penguasaan bahasa Arab. Selain memperdalam aspek akademik, program ini juga menanamkan nilai-nilai integritas, akhlak, serta semangat pengabdian sebagai bekal untuk menjadi kader intelektual muslim yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan Naqi'ah menjadi penerima Beasiswa KSU Batch I tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga bagi UIN Madura serta Pondok Pesantren Nurul Karomah. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan santri lainnya untuk terus meningkatkan kualitas diri, memanfaatkan berbagai peluang pengembangan akademik, serta berani berkompetisi pada program-program pendidikan berskala nasional.
Melalui kesempatan tersebut, Naqi'ah akan menjalani proses pendidikan intensif selama satu tahun di Markaz Turats sebagai bagian dari ikhtiarnya memperdalam keilmuan Islam dan penguasaan bahasa Arab. Bekal yang diperoleh dari program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik, memperluas wawasan keislaman, serta meningkatkan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan Islam dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. (Nihayah)