Perkuat Kompetensi Fonetik Mahasiswa, Prodi PBA UIN Madura Gelar PLK Ilmu Ashwat bersama Penutur Asli Palestina
- Diposting Oleh Admin Web PBA
- Selasa, 28 April 2026
- Dilihat 39 Kali
Pamekasan — Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menyelenggarakan kegiatan Perkuliahan Luar Kelas (PLK) pada mata kuliah Ilmu Ashwat dengan mengangkat tema “Otentitas Bunyi Bahasa Arab: Praktik, Koreksi, dan Analisis Makhraj bersama Penutur Asli Palestina”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (27/04/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pondok Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi pembelajaran berbasis praktik (experiential learning) yang bertujuan untuk memperkuat kompetensi fonetik mahasiswa, khususnya dalam aspek pelafalan (makhraj al-huruf) dan karakteristik bunyi bahasa Arab yang autentik.
Hadir sebagai pemateri utama, Anas Saeed Mohammed Khader, seorang penutur asli Palestina, yang memberikan pembelajaran langsung terkait praktik pelafalan, koreksi bunyi, serta analisis kesalahan fonetik yang umum terjadi pada pembelajar non-native. Turut hadir pula KH. Abdul Hannan Tibyan selaku pengasuh Pondok Pesantren Puncak Darussalam, serta Dr. Siti Maisaroh, Lc. M.Pd.I sebagai dosen pengampu mata kuliah Ilmu Ashwat.
Dalam pemaparannya, Anas Saeed Mohammed Khader menekankan pentingnya ketepatan makhraj dalam menjaga makna dan keindahan bahasa Arab.
“Ketepatan dalam mengucapkan huruf-huruf Arab bukan hanya aspek teknis, tetapi juga menyangkut kejelasan makna dan keaslian bahasa. Latihan berulang dan bimbingan langsung dari penutur asli sangat membantu dalam mencapai hal tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, KH. Abdul Hannan Tibyan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pesantren dalam penguatan keilmuan bahasa Arab.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun sinergi antara tradisi pesantren dan pendekatan akademik modern, khususnya dalam menjaga kemurnian bahasa Arab sebagai bahasa ilmu dan agama,” tuturnya.
Di sisi lain, Dr. Siti Maisaroh, Lc. M.Pd.I menegaskan bahwa kegiatan PLK ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan aplikatif bagi mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori fonetik, tetapi juga mampu mempraktikkan secara langsung serta mendapatkan umpan balik yang akurat dari penutur asli, sehingga kualitas penguasaan bahasa Arab mereka semakin meningkat,” jelasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Prodi PBA UIN Madura menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran bahasa Arab yang integratif, menggabungkan pendekatan teoretis dan praktis, serta berorientasi pada standar kebahasaan yang autentik dan berdaya saing global. (Nihayah)